jpnn.com, JAKARTA - Praktisi hukum Ferdinand Hutahaean melayangkan somasi terhadap Jusuf Kalla (JK) setelah heboh rekaman video Wapres kesepuluh RI yang berbicara soal syahid.
Diketahui, video JK berceramah di sebuah masjid menjadi heboh setelah menyinggung Islam dan Kristen memiliki dogma syahid dalam konflik antaragama.
Ferdinand menuturkan somasi tetap dilayangkan, meski JK sebenarnya telah lama menyampaikan ceramah tersebut.
Dia mengaku baru mengetahui isi ceramah JK yang menyinggung syahid dalam dua hari ke belakang, sehingga tindakan baru diambil saat ini.
"Jadi tidak persoalan apakah itu video lama atau video baru, karena saya pun tempus-nya (waktunya, red) peristiwa itu saya tidak tahu kapan," ujar Ferdinand kepada awak media, Senin (13/4).
Dia membeberkan alasannya tetap menyomasi JK karena isi ceramah eks Ketum Golkar itu memenuhi tiga unsur pidana, yakni penyebaran hoaks, penistaan agama, serta provokasi.
"Ceramah itu juga memenuhi unsur provokasi karena pernyataan Islam dan Kristen kalau membunuh yang lain itu syahid," ujar Ferdinand.
Dia mengatakan ceramah JK berpotensi memunculkan kaos ketika didengar oleh orang yang rendah pemahaman tentang keagamaan.






















































