jatim.jpnn.com, SURABAYA - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali menargetkan seluruh lubang di ruas jalan nasional wilayah Jawa Timur sudah tertutup pada Selasa (10/3). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan jalur mudik Lebaran 2026.
Kepala BBPJN Jawa Timur–Bali Javid Hurriyanto mengatakan saat ini masih terdapat sekitar 550 lubang di ruas jalan nasional yang sedang dikebut perbaikannya dalam dua hari ke depan.
“Lubang kita masih sampai sekarang masih ada 550 lubang yang akan kami kejar dua hari ini. Jadi nanti di hari Selasa target kami sudah tertutup semuanya,” kata Javid di Surabaya, Senin (9/3).
Ia menjelaskan panjang jalan nasional di Jawa Timur mencapai sekitar 2.261 kilometer dengan tambahan sekitar 400 kilometer jalan tol. Sementara di Bali terdapat sekitar 580 kilometer jalan nasional dan sekitar 10 kilometer jalan tol.
Selain menutup lubang, BBPJN juga memperbaiki marka jalan serta melakukan pengerukan atau pengaspalan ulang pada sejumlah ruas yang bergelombang.
Perbaikan tersebut ditargetkan rampung sebelum H-10 Lebaran agar jalur mudik dalam kondisi siap digunakan masyarakat.
“Mudah-mudahan cuaca mendukung dan harapan kami nanti pada H-10 semua jalan baik itu jalan nasional maupun jalan tol dalam kondisi siap dipakai untuk lalu lintas para pemudik,” ujarnya.
BBPJN juga menyiapkan 27 posko di Jawa Timur dan delapan posko di Bali yang ditargetkan mulai beroperasi penuh pada Selasa (10/3).

















































