jpnn.com, JAKARTA - Mobilitas masyarakat dan arus barang lintas negara yang terus meningkat menuntut pelayanan kepabeanan yang semakin cepat sekaligus pengawasan yang tetap ketat. Karena itu,
Sejumlah kantor Bea Cukai di berbagai wilayah terus mengoptimalkan pelayanan dan pengawasan untuk memastikan aktivitas perjalanan, perdagangan, dan usaha berjalan aman serta lancar.
Sebab, mobilitas masyarakat dan arus barang lintas negara yang terus meningkat menuntut pelayanan kepabeanan yang semakin cepat sekaligus pengawasan yang tetap ketat.
Bea Cukai Bandar Lampung melaksanakan fungsi pengawasan dan pelayanan di bidang kepabeanan dan cukai pada kedatangan internasional perdana di Bandara Radin Inten II, Bandar Lampung, Kamis (13/2).
Pesawat carter dengan nomor penerbangan SJ-8801 rute Kuala Lumpur, Malaysia-Bandar Lampung mendarat dengan membawa 114 penumpang.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo mengatakan dalam kegiatan tersebut, petugas melaksanakan pemeriksaan barang bawaan penumpang menggunakan mesin x-ray, pemeriksaan fisik apabila diperlukan, serta layanan registrasi IMEI bagi perangkat telekomunikasi dari luar negeri.
"Pemeriksaan ini kami lakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan impor barang bawaan penumpang sekaligus mencegah masuknya barang ilegal dan berbahaya ke Indonesia," kata Budi dalam keterangannya, Rabu (11/3).
Layanan tersebut juga didukung sistem layanan terpadu All Indonesia yang mengintegrasikan proses imigrasi, karantina, dan kepabeanan.






















































