jpnn.com, TANJUNG PRIOK - Bea Cukai Tanjung Priok terus memperkuat edukasi dan pendampingan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin siap memasuki pasar global.
Upaya yang dilakukan dalam rangka mendukung peningkatan ekspor nasional tersebut diwujudkan melalui pembekalan dan pendampingan kepada peserta Export Coaching Program (ECP).
Kegiatan tersebut diselenggarakan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (20/8) itu merupakan bagian dari rangkaian pembinaan kepada pelaku UMKM yang telah melalui proses penyaringan dan kurasi oleh PPEJP.
Sebelumnya pada Kamis (23/7), Bea Cukai Tanjung Priok juga memberikan pembekalan kepada peserta ECP mengenai tatalaksana ekspor dan berbagai ketentuan kepabeanan yang perlu dipahami sebelum melakukan ekspor.
Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Tanjung Priok Niko Budhi Darma menyampaikan pemahaman terhadap prosedur kepabeanan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kesiapan UMKM memasuki pasar internasional.
Menurut Niko, kualitas produk dan daya saing perlu diiringi dengan kepatuhan terhadap ketentuan ekspor agar kegiatan perdagangan dapat berlangsung secara lancar dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini kami berharap peserta memperoleh gambaran yang utuh mengenai prosedur ekspor di Bea Cukai. Dengan memahami alur dan ketentuan yang berlaku, pelaku usaha diharapkan semakin siap memanfaatkan peluang ekspor dan mampu bersaing di pasar global,” ujar Niko dalam keterangannya, Kamis (27/8).






















































