jatim.jpnn.com, SURABAYA - Bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto yang baru saja diterima para tukang becak di Surabaya, Kamis (22/1), langsung menuai sorotan. Pasalnya, salah satu unit becak listrik mendadak mogok saat dikendarai penerima bantuan di tengah hujan.
Insiden itu dialami Nyoto, tukang becak asal Pradah Kalikendal, Kecamatan Dukuh Pakis. Becak listrik yang baru saja dia terima melalui Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Balai Kota Surabaya, tiba-tiba mati total saat melintas di Jalan Banyu Urip, dalam perjalanan pulang.
Nyoto yang sudah lanjut usia tampak menuntun becak listriknya di tengah hujan deras bersama anak laki-lakinya sekitar pukul 13.18 WIB.
Indikator baterai pada layar LCD becak tersebut tampak berwarna merah yang menandakan daya hampir habis. Selain itu, lubang kunci juga terlihat copot.
“Enggeh mogok terus niki isi-ne ten pundi, kunci e patah (iya mogok, terus ini mengisinya di mana, kuncinya patah),” ucap Nyoto.
Dia menjelaskan kendaraan mogok saat dirinya baru saja berbelok dari kawasan Jalan Pandegiling menuju Jalan Banyu Urip. Dalam kondisi panik, Nyoto langsung menghubungi anaknya untuk meminta bantuan.
“Mogok dugi Kupang belokan niku wau (Mogok dari Kupang belokan itu tadi),” katanya.
Anak Nyoto membenarkan menerima telepon dari ayahnya dan langsung menyusul ke lokasi untuk membantu mendorong becak tersebut ke bengkel.



















































