jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sat Samapta Polrestabes Surabaya menangkap 18 pemuda yang diduga terlibat perkelahian antarperguruan silat di Jalan Kedungdoro, Surabaya pada Kamis (15/1) dini hari.
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana menjelaskan penindakan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari Command Center 110 sekitar pukul 00.30 WIB terkait adanya keributan yang mengarah pada bentrokan antar kelompok.
“Tim Jogoboyo 3 yang saat itu sedang patroli di sekitar Jalan Blauran langsung bergerak menuju lokasi kejadian di Jalan Kedungdoro untuk melakukan pengamanan,” ujar Erika.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati sejumlah pemuda yang diduga berasal dari dua perguruan silat, yakni Pagar Nusa dan IKSPI.
Polisi kemudian menangkap 18 orang beserta sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam perkelahian.
“Dari lokasi kami mengamankan 18 pemuda, 10 unit sepeda motor, serta barang bukti berupa batu dan kayu yang diduga dipakai saat aksi saling serang,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat korban bersama temannya sedang nongkrong di sebuah angkringan di Jalan Kedungdoro.
Tiba-tiba, mereka diserang oleh rombongan pemuda tak dikenal dengan lemparan batu dan kayu.



















































