jatim.jpnn.com, SURABAYA - Persebaya Surabaya memilih bersikap selektif dalam menyikapi bursa transfer pemain asing untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027 yang masih terbuka. Manajemen bersama tim pelatih tidak ingin terburu-buru memenuhi kuota pemain asing tanpa mempertimbangkan kebutuhan taktis dan komposisi skuad secara matang.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengatakan kualitas dan kesesuaian karakter pemain menjadi pertimbangan utama dalam menentukan rekrutan baru. Menurut dia, penambahan pemain asing tidak otomatis membuat kekuatan tim meningkat.
"Pada saat ini bursa transfer masih terbuka, sehingga hingga batas waktu berakhir, segala kemungkinan tetap bisa terjadi. Kami bisa saja menambah satu pemain asing, tidak menambah sama sekali, atau justru merekrut pemain lokal baru," kata Tavares dikutip dari laman ileague.id, Selasa (25/8).
Berdasarkan ketentuan I.League, klub kasta tertinggi diperbolehkan mendaftarkan maksimal 11 pemain asing. Dari jumlah tersebut, sembilan pemain dapat masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP), sedangkan maksimal tujuh pemain asing diperbolehkan tampil bersamaan di lapangan.
Saat ini Persebaya telah memiliki 10 pemain asing untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Di sektor pertahanan, Green Force diperkuat Risto Mitrevski asal Makedonia Utara, Walber Mota (Brasil/Portugal), Jefferson Silva (Brasil), dan Yuran Fernandes (Tanjung Verde).
Sementara itu, lini tengah diisi Gledson Paixao (Brasil), Francisco Rivera (Meksiko), serta Diogo Ramalho (Portugal). Adapun lini depan dihuni Alex Martins (Brasil), Miguel Pereira (Portugal), dan Yann Kevin Mabella (Kongo).
Meski masih memiliki satu slot pemain asing, Tavares tidak ingin manajemen melakukan perekrutan hanya untuk memenuhi kuota. Pelatih asal Portugal itu menyebut evaluasi terhadap kekuatan skuad yang ada masih terus dilakukan sebelum keputusan akhir diambil.
"Kami berharap bisa memiliki tim yang bagus, karena itulah target utama kami. Namun, terkadang bukan berarti dengan hadirnya satu pemain baru kita langsung menjadi lebih baik," ujarnya.



















































