jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mulai menata pedagang di Jalan Pucang Anom karena menyebabkan kemacetan. Dia akan memindahkan para ke dalam pasar, tepatnya di lantai dua.
Eri telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Pasar Pucang beberapa waktu lalu. Dia melihat masih ada pedagang menggunakan bahu jalan untuk berjualan.
“Beberapa hari yang lalu saya lewat Pasar Pucang. Pagi macet, malam macet, ternyata makin banyak orang yang jualan di bahu jalan,” kata Eri dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8).
Kehadiran pedagang kaki lima (PKL) di bahu jalan tersebut berdampak pada penjual yang ada di dalam Pasar Pucang. Karena bagian depan bangunannya menjadi lebih kotor.
“Saya berharap di depan pasar itu tempat jualan bersih, kan kasihan pedagang yang ada di dalam pasar. PKL diminta pindah dari bahu jalan bukan berarti mereka tidak boleh berjualan,“ ujarnya.
Pihaknya bakal memindahkan PKL tersebut ke lantai dua Pasar Pucang, sedangkan bahu jalan akan dikembalikan sesuai fungsinya untuk kendaraan.
“Kami sediakan tempat di lantai dua karena ini bahu jalan dibuat lewat mobil dan motor agar tidak macet. Doakan pedagang yang kami pindah di lantai dua, tetap ramai seperti biasa,” jelasnya.
Selain itu, Pemkot Surabaya juga membenahi saluran yang ada di sekitar Pasar Pucang. Sebab, kawasan tersebut kerap digenangi air ketika diguyur hujan deras.



















































