jatim.jpnn.com, LAMONGAN - Pelatih Persela Lamongan Bima Sakti berharap PSSI memberikan pengampunan kepada suporter yang masih terkena sanksi akibat kerusuhan musim lalu agar bisa kembali hadir di stadion pada laga kandang kompetisi Pegadaian Championship 2025-2026.
“Semoga PSSI bisa memberikan pengampunan sehingga pada pertandingan kandang berikutnya suporter Persela bisa kembali hadir di stadion,” kata Bima di Lamongan, Minggu (15/3).
Menurut dia, kehadiran suporter memberikan pengaruh besar terhadap performa tim dibandingkan saat pertandingan berlangsung tanpa penonton.
Sebagai informasi, sepanjang musim kompetisi 2025–2026 suporter Persela tidak diperkenankan hadir di stadion setelah dijatuhi sanksi oleh PSSI akibat insiden kerusuhan pada musim sebelumnya.
“Tensi pertandingan sangat berbeda ketika ada penonton di stadion dibandingkan saat bermain tanpa suporter,” ujarnya.
Pada laga uji coba melawan Persekat Tegal di Lamongan, Sabtu (14/3) malam, Stadion Surajaya dipenuhi suporter.
Ketua Umum LA Mania Teguh mengatakan kesempatan tersebut menjadi obat rindu bagi suporter setelah lama tidak merasakan atmosfer stadion akibat sanksi yang dijatuhkan PSSI.
“Ini obat rindu bagi suporter. Sudah cukup lama kami tidak merasakan atmosfer Surajaya secara langsung,” ujarnya.
















































