BJB Belum Jadi Mitra Pembayaran Listrik PLN, Dedi Mulyadi Meradang

1 week ago 19

Kamis, 20 November 2025 – 16:12 WIB

BJB Belum Jadi Mitra Pembayaran Listrik PLN, Dedi Mulyadi Meradang - JPNN.com Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Diskominfo Jabar.

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan kritikan keras Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang belum menjadikan Bank BJB rekanan dalam pembayaran listrik.

Padahal, kata Dedi, kolaborasi antar lintas instansi diperlukan guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lewat investasi.

Kerjasama antara BUMN dan BUMD bisa menjadi bagian dari dukungan terhadap target pertumbuhan ekonomi Nasional sebesar 8%.

Namun, Dedi mengaku masih ada ketimpangan, salah satunya langkah PLN yang belum menggandeng Bank BJB dalam hal layanan pembayaran listrik.

Menurut data BPS, Jawa Barat memiliki jumlah pelanggan listrik paling banyak se-Indonesia pada 2022, yaitu 16.310.301 pelanggan.

“Jawa Barat pengguna listriknya paling tinggi di Indonesia. Tapi sampai hari ini Bank BJB belum bisa mendapat lisence untuk menjadi tempat pembayaran listrik,” kata Dedi dikutip Kamis (20/11/2025).

Data lain juga menunjukan Provinsi Jawa Barat menduduki peringkat pertama Konsumsi Listrik Nasional, menghabiskan 70.064 GWh atau setara 20% dari total daya seluruh Indonesia pada tahun 2025.

“Saya ingin dong Dirut PLN segera memberikan ruang pada Bank Jabar untuk punya akses, agar Bank Jabar juga bisa digunakan tempat untuk pembayaran listrik bagi warga,” ujar Dedi.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan kritikan keras Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang belum menjadikan Bank BJB rekanan dalam pembayaran listrik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |