jpnn.com, JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebutkan jumlah PNS dan PPPK se-Indonesia sebanyak 6 juta lebih. Padahal, selama ini jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) hanya 4 jutaan.
Wakil Kepala BKN Suharmen mengatakan penambahan jumlah pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), sangat berdampak pada jumlah ASN di Indonesia.
"Jumlah ASN sekarang banyak sekali. Enam juta itu angka yang sangat besar," kata Waka BKN kepada JPNN, Kamis (22/1).
Dia mengungkapkan dari 6 juta ASN itu, sebanyak 2 juta lebih dari PPPK. Jumlah ASN yang banyak itu membuat pemerintah harus mengevaluasi kembali kebutuhan pegawai di instansi pusat dan daerah.
"Apakah benar instansi masih kekurangan ASN? Kalau melihat angka-angkanya kan banyak sekali," ucapnya.
Ditanya apakah tahun ini ada seleksi CPNS dan PPPK? Waka Suharmen mengatakan belum ada pembahasan soal itu.
Namun, ada sinyalemen tidak ada rekrutmen PPPK secara nasional tahun ini.
"BKN belum mendapatkan petunjuk dari Ibu MenPAN-RB soal pengadaan CASN 2026," cetusnya.






















































