jpnn.com, PALEMBANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Hal ini menyusul meningkatnya intensitas hujan di wilayah Sumsel dalam beberapa hari ke depan.
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang Sinta Andayani menerangkan pada saat kejadian longsor di Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten OKU Selatan, intensitas hujan yang terpantau berada pada kategori ringan hingga sedang.
"Di musim hujan saat ini memang perlu kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan banjir bandang," terang Sinta, (14/2/2026).
Menurut Sinta, daya dukung tanah saat ini sudah mulai jenuh air dan rentan longsor di perbukitan ditambah lagi penahan longsor yang minim. Sehingga potensi hujan yang turun bisa menyebabkan longsor.
"Kondisi ini dipicu oleh aktifnya gelombang ekuatorial Rossby, serta pola belokan angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan secara signifikan," ungkap Sinta.
Menurut Sinta, prakiraan cuaca untuk beberapa hari ke depan terlihat adanya peningkatan potensi hujan hampir di seluruh Sumsel. Hal ini dipicu oleh aktifnya gelombang ekuatorial Rossby, dan pola angin belokan menyebabkan pertumbuhan awan hujan yang signifikan.
"BMKG mengimbau masyarakat agar mewaspadai banjir atau genangan, terutama di daerah tepian sungai maupun wilayah hilir yang berpotensi terdampak luapan debit sungai," kata Sinta.




















































