Bocah NTT Bunuh Diri, Reza Indragiri: Bukan Masalah Anak Tak Bisa Beli Alat Tulis yang Bikin Geger

3 hours ago 18

 Bukan Masalah Anak Tak Bisa Beli Alat Tulis yang Bikin Geger

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Reza Indragiri Amriel. Foto: dok. JPNN.com

jpnn.com - Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel menyampaikan analisis soal insiden tragis seorang siswa SD berusia sepuluh tahun di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengakhiri hidupnya karena tak mampu atau tidak bisa memiliki buku dan pena seharga Rp 10.000.

Melalui keterangan tertulis, Reza mengatakan sudah menulis tentang bunuh diri anak-anak sejak 23 tahun lalu, salah satunya melalui tulisan "Ajari Ayah ya, Nak" terbitan Serambi tahun 2014.

Kalau mau buka mata, kata Reza, anak-anak yang kesulitan membeli alat tulis adalah fenomena 'biasa'. Lebih parah, banyak yang bahkan sampai tidak bisa bersekolah.

"Lebih parah lagi, banyak yang tidak bisa makan. Tetapi mereka tidak bunuh diri. Jadi, kalau mau buka hati, sesungguhnya bukan masalah anak tidak bisa beli alat tulis yang membuat geger," kata Reza, Kamis (5/2/2026).

Menurut sarjana psikologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) itu, peristiwa menyedihkan sekaligus menakutkan ini sebaiknya diperhatikan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan secermat mungkin.

"Sebab, ini kontras dengan gembar-gembor salah kaprah Presiden bahwa Indonesia merupakan negara yang penduduknya paling bahagia sedunia," tutur Reza.

Tentu, kata Reza, kesedihan (ketidakgembiraan) harus dilihat sebagai spektrum. Bukan biner atau hitam putih. Jadi, ada skala mulai dari yang agak sedih sampai yang paling sedih.

"Pada tingkatan kesedihan terparah, terjadilah keputusasaan yang hanya bisa 'diobati' pelaku dengan mengakhiri hidupnya sendiri," tutur penyandang gelar MCrim dari University of Melbourne Australia itu.

Begini analisis pakar psikologi forensik Reza Indragiri soal insiden tragis bocah NTT bunuh diri. Dia menilai bukan masalah tidak beli alat tulis...

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |