jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kapten Persebaya Surabaya Bruno Moreira menegaskan bahwa pelatih Eduardo Perez sudah bekerja keras mempersiapkan tim menghadapi Arema FC, meski laga derbi di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu, berakhir imbang 1-1.
“Saya melihat sendiri bagaimana pelatih bekerja setiap hari,” kata Bruno.
Pemain asal Brasil itu mengatakan Eduardo selalu memberi arahan detail, baik kepada pemain secara individu maupun dalam sesi pertemuan tim, demi meningkatkan kualitas permainan Bajol Ijo.
Bruno menyadari ekspektasi besar suporter dalam duel sarat gengsi melawan Singo Edan. Dukungan puluhan ribu Bonek dan Bonita di stadion menjadi alasan para pemain merasa kecewa karena gagal meraih tiga poin.
“Kami paham rasa frustrasi itu. Mereka datang untuk tiga poin,” ujar pemain berusia 26 tahun tersebut.
Karena itu, Bruno bersama jajaran pelatih dan staf memilih mendatangi tribune untuk menyampaikan permintaan maaf atas hasil yang belum maksimal.
Meskipun muncul desakan terhadap kinerja Eduardo Perez, Bruno menegaskan seluruh pemain tetap solid dan mendukung sang pelatih untuk menghadapi tekanan eksternal.
“Apa yang mereka sampaikan hari ini wajar. Kami akan terus bekerja keras bersama-sama,” ucapnya.



















































