bali.jpnn.com, DENPASAR - PT Bali Turtle Island Development (BTID) menyerahkan 10 Teba Modern kepada Pasar Desa Adat Serangan sebagai langkah konkret memperkuat pengelolaan sampah berbasis sumber di tingkat komunitas.
Dukungan ini bertujuan mendorong tata kelola sampah yang lebih tertib, ramah lingkungan, serta selaras dengan kearifan lokal.
Penyerahan dilakukan 21 Februari 2026 lalu, bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).
Inisiatif ini melanjutkan komitmen BTID selaku Badan Usaha Pengelola dan Pembangunan (BUPP) Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali dalam mendukung sistem pengelolaan sampah yang mandiri di Pulau Serangan.
Sepanjang 2025, melalui gerakan “Serangan Bersinar (Bersih, Indah dan Asri)”, BTID telah menyerahkan 19 Teba Modern kepada Desa Serangan.
Teba Modern merupakan inovasi dari konsep teba - lubang sampah tradisional - yang dikembangkan menjadi sarana pengomposan organik secara alami.
Metode ini tidak hanya mengurangi volume sampah organik yang terbuang, tetapi juga menghasilkan pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan kembali untuk menyuburkan tanaman.
Kepala Pasar Desa Adat Serangan I Wayan Suwarjaya mengungkapkan apresiasinya kepada manajemen KEK Kura Kura Bali.

















































