jpnn.com, JAKARTA - Platform perdagangan aset kripto BTSE Indonesia bersama BTSE Cares Foundation menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Desa Lubuk Sidup, Aceh Tamiang.
Aksi sosial ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang melanda wilayah Sumatera pada akhir tahun lalu.
Bantuan yang disalurkan meliputi donasi pangan, logistik, layanan kesehatan, serta dukungan pemulihan infrastruktur dasar.
Pendistribusian bantuan dilakukan secara langsung pada 26–30 Desember 2025 dengan menggandeng tim relawan independen, termasuk CEO Ngomongin Uang Glenn Ardi dan kreator digital Afri Rizki.
CEO BTSE Indonesia, Michael Ciputra, menyatakan bahwa inisiatif ini adalah bentuk kepedulian nyata perusahaan terhadap masyarakat yang kehilangan akses kebutuhan dasar akibat bencana.
“Kerja sama seluruh pihak menjadi kunci mempercepat pemulihan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh Tamiang agar dapat kembali beraktivitas dengan layak,” ujar Michael dalam keterangan resminya, Jumat (16/1/2026).
BTSE Indonesia sendiri merupakan platform kripto yang telah terdaftar di BAPPEBTI sejak 2025 serta berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Melalui kolaborasi dengan BTSE Cares Foundation, perusahaan berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam aksi kemanusiaan di Indonesia.(ray/jpnn)






















































