jatim.jpnn.com, SURABAYA - Tren dance viral di TikTok yang selama ini kerap dianggap sekadar hiburan ternyata menjadi bagian dari fenomena komunikasi di kalangan Generasi Alpha.
Hal tersebut terungkap dalam penelitian mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Angkatan 06, Leni Wijayanti.
Leni mengkaji fenomena tersebut melalui tesis berjudul Tren Dance Viral di TikTok sebagai Brainrot Culture: Studi Fenomenologi pada Generasi Alpha di Wilayah Aglomerasi Gerbang Kertasusila.
Dalam penelitiannya, Leni melihat bagaimana Generasi Alpha mengenal, mengikuti, hingga memaknai berbagai tren dance yang muncul berulang di TikTok.
Penelitian tersebut melibatkan enam informan yang merupakan siswa SD dan SMP di wilayah Gerbang Kertasusila.
Dari pengalaman para informan, Leni menemukan bahwa tren dance viral tidak hanya berhenti pada aktivitas menonton atau menirukan gerakan.
Tren tersebut juga dapat menjadi bagian dari pengalaman komunikasi sehari-hari anak-anak.
"Awalnya saya melihat dance viral sebagai sesuatu yang sangat dekat dengan Generasi Alpha. Mereka bisa mengenali lagu, gerakan, bahkan tren tertentu karena sering melihatnya. Dari situ saya tertarik melihat apa yang sebenarnya terjadi di balik kebiasaan tersebut," ujar Leni.



















































