jpnn.com - SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat transformasi sektor perhubungan melalui serangkaian inovasi berbasis energi bersih dan digitalisasi layanan.
Transformasi itu mulai dari pengoperasian taksi dan travel listrik, pengembangan integrasi transportasi umum, hingga penerapan sistem pembayaran nontunai di terminal.
Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk menghadirkan layanan transportasi yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan beragam layanan itu dalam acara Grand Launching Transformasi Perhubungan Jawa Tengah 2026 di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jateng, Senin (24/6).
Dalam acara itu, Luthfi sempat mencoba langsung taksi listrik tersebut dengan berkeliling di sekitar Kantor Dinas Perhubungan Jawa Tengah.
Luthfi menilai kendaraan listrik menawarkan kenyamanan sekaligus mendukung pengurangan polusi dan penggunaan energi fosil.
“Ini sangat nyaman sekali. Saya coba muter kantor (Dishub), argonya tinggal pencet, enggak ada suaranya, tidak polusi udara, dan menghemat energi fosil,” ujarnya.
Menurut dia, penggunaan energi terbarukan ke depan tidak hanya didorong pada sektor kendaraan.






















































