jatim.jpnn.com, SURABAYA - Membangun citra positif dan menjaga reputasi perusahaan membutuhkan proses panjang dan konsistensi. Hal itu pula yang dilakukan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) melalui kinerja perusahaan yang nyata serta komunikasi yang terbuka, informatif, dan relevan dengan kebutuhan publik.
Konsistensi tersebut mengantarkan SIER meraih penghargaan Indonesia Public Relations Awards (IPRA) 2026 kategori Popular Companies – Real Estate yang diselenggarakan The Iconomics Media bekerja sama dengan Axia Research.
Penghargaan tersebut diterima Direktur Kelembagaan PT SIER Ahmad Fahrudin dalam acara yang digelar di Auditorium Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta pada pekan lalu.
Ahmad mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya SIER membangun komunikasi dan reputasi perusahaan secara konsisten. Menurut dia, membangun citra dan reputasi tidak bisa dilakukan secara instan. Diperlukan proses berkelanjutan, kreativitas, ketepatan dalam menyampaikan pesan, serta kemampuan membangun kepercayaan dengan berbagai pemangku kepentingan.
"Bagi SIER, fungsi public relations tidak hanya sebatas menyampaikan informasi kepada publik. Lebih dari itu, komunikasi menjadi jembatan untuk membangun kepercayaan, memperkuat kolaborasi, sekaligus menghadirkan citra perusahaan yang tumbuh melalui karya nyata," ujar Ahmad, Selasa (11/8).
Dalam menjalankan fungsi komunikasi, tim humas SIER berperan sebagai penghubung antara perusahaan dengan publik dan para pemangku kepentingan. Komunikasi dilakukan melalui pemberitaan, pengelolaan media sosial, publikasi program dan kegiatan perusahaan, dokumentasi, hingga membangun hubungan dengan media.
Upaya tersebut dilakukan bukan hanya ketika perusahaan meraih prestasi. Berbagai inovasi, peningkatan layanan, program sosial dan lingkungan, aktivitas bersama tenant, serta kontribusi SIER kepada masyarakat juga dikomunikasikan secara berkelanjutan.
Ahmad menegaskan reputasi perusahaan tidak cukup dibangun hanya melalui narasi yang baik. Menurut dia, setiap pesan yang disampaikan kepada publik harus memiliki dasar berupa kinerja dan kontribusi nyata yang dapat dirasakan masyarakat.















































.jpeg)


