Karhutla Gunung Bromo Meluas hingga 899 Hektare, Kabut dan Angin Hambat Water Bombing

3 hours ago 23

Selasa, 11 Agustus 2026 – 15:33 WIB

Karhutla Gunung Bromo Meluas hingga 899 Hektare, Kabut dan Angin Hambat Water Bombing - JPNN.com Jatim

Petugas gabungan memantau kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (9/8/2026). ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/YU

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus meluas. Hingga Selasa (12/8), luas wilayah yang terdampak kebakaran mencapai 899 hektare.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto mengatakan tim gabungan terus memaksimalkan operasi water bombing untuk mengendalikan rambatan api.

Operasi pemadaman melalui udara tersebut difokuskan di kawasan Dingklik, Kabupaten Pasuruan, dan P30, Kabupaten Probolinggo.

"Water bombing sedang dilaksanakan di Dingklik Pasuruan dan P30 Probolinggo. Kondisi saat ini wilayah Bromo berkabut. Luas wilayah terdampak 899 hektare akibat kebakaran dari awal hingga tadi malam," kata Gatot.

Namun, upaya pemadaman melalui udara belum berjalan maksimal karena menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Gatot menyebut sumber air yang berada cukup jauh dari lokasi kebakaran menjadi salah satu hambatan dalam pelaksanaan water bombing.

Selain itu, kondisi cuaca yang cepat berubah dan angin kencang turut menyulitkan proses pemadaman.

"Sumber air jauh, angin kencang dan cuaca yang mudah berubah-ubah, curam topografinya dan banyaknya bahan bakar berupa ilalang dan sarasah yang sangat kering dan mudah terbakar," ujarnya.

Karhutla di kawasan TNBTS meluas hingga 899 hektare. Water bombing terkendala sumber air jauh, angin kencang, cuaca, dan medan curam.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |