jateng.jpnn.com, PEMALANG - Tim SAR Gabungan mengevakuasi Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki asal Kota Magelang, yang hilang ditemukan tewas di Gunung Slamet. Korban ditemukan tewas di Gunung Malang area Watu Langgar pada hari ke-17, Rabu (14/1) sekitar pukul 10.49 WIB.
Jenazah Ali berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan pada keesokan harinya, Kamis (15/1), setelah proses persiapan yang mempertimbangkan aspek keselamatan personel di lapangan.
Medan terjal, cuaca ekstrem, serta kabut tebal menjadi tantangan utama dalam proses penyelamatan tersebut.
Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang Budiono menjelaskan bahwa lokasi jatuhnya korban berada di luar jalur pendakian yang dilalui saat mendaki. Korban ditemukan di sisi selatan lereng Gunung Malang, tepatnya di jalur turun menuju Basecamp Gunung Malang.
“Lokasi jatuhnya Ali berada di sisi selatan lereng pada jalur turun menuju basecamp Gunung Malang. Itu bukan jalur yang digunakan korban saat mendaki karena Ali naik melalui Basecamp Dipajaya,” ujar Budiono, Kamis (15/1).
Budiono menyebut sesaat setelah penemuan jenazah, tim SAR gabungan belum dapat langsung melakukan evakuasi.
Kondisi cuaca yang tidak bersahabat dan jarak pandang yang sangat terbatas akibat kabut tebal membuat evakuasi harus ditunda demi keselamatan seluruh personel.
Evakuasi baru dapat dilaksanakan pada Kamis (15/1) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.



















































