jpnn.com, PALEMBANG - Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru meresmikan wajah baru Tugu Cempako Telok di kawasan Bundaran Air Mancur (BAM), Minggu (15/3).
Revitalisasi kawasan yang menjadi titik nol kilometer Kota Palembang tersebut didukung anggaran sebesar Rp 10 miliar dari Bantuan Gubernur Sumsel.
Peresmian itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam, Ustaz Abdul Somad, unsur Forkopimda Provinsi Sumsel, serta Forkopimda Kota Palembang.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa dalam sambutannya mengatakan pembangunan Bundaran Air Mancur Palembang Darussalam tidak sekadar menghadirkan infrastruktur kota, tetapi juga menjadi simbol peradaban, identitas, sekaligus spiritualitas masyarakat Kota Palembang.
Dia menjelaskan desain utama Tugu Air Mancur tersebut mengadopsi bentuk bunga cempako telok, salah satu simbol budaya Melayu Palembang yang sarat makna filosofis.
“Bunga ini melambangkan keharuman akhlak, keindahan budi pekerti, serta kemuliaan peradaban masyarakat. Sebagaimana bunga yang menyebarkan aroma wangi ke sekelilingnya,” kata Wali Kota Ratu Dewa dalam keterangannya, Senin (16/3).
Menurut Ratu Dewa, filosofi tersebut diharapkan dapat mencerminkan karakter masyarakat Palembang yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan, kedamaian, dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Palembang dalam memperindah kawasan Air Mancur Palembang Darussalam yang selama ini menjadi salah satu penanda penting kota tersebut.



















































