jabar.jpnn.com, BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat masih menunggu petunjuk teknis (juknis) untuk melaksanakan Sistem Penerimaan Siwa Baru (SPMB) TA 2026/2027.
Kepala Disdik Jabar, Purwanto mengatakan, pelaksanaan SPMB Sekolah Maung rencananya berlangung pada akhir Mei 2026
Saat ini, Disdik Jabar sedang menunggu surat keputusan resmi dari Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, terkait juknis pelaksanaannya. Sebabnya, SPMB Sekolah Maung berfokus pada jalur prestasi akademik dan non-akademik.
"Kami masih menunggu SK dari Pak Gubernur untuk Juknisnya. Saya belum bisa menyampaikan teknisnya seperti apa, karena Pak Gubernur belum menandatanganinya," kata Purwanto, Minggu (10/5/2026).
Berbeda dengan sekolah reguler yang satu di antaranya membuka jalur zonasi, Sekolah Maung akan memprioritaskan penyaringan siswa berdasarkan prestasi.
Hal ini dilakukan untuk memberikan layanan pendidikan khusus sesuai dengan potensi masing-masing siswa pada satuan pendidikan yang sudah bertransformasi menjadi Sekolah Maung.
Sedangkan terkait rencana awal enam jurusan yang terdiri Teknologi Informasi, Otomotif, Pertanian, Olahraga, Elektro, dan Kelautan, itu hanya berlaku di Sekolah Maung Purwakarta.
"Ya, jadi Sekolah Maung ini fokus jalur prestasi akademik dan non-akademik. Itu yang di Purwakarta, kalau yang existing bertransformasi dari jurusan yang ada," ujarnya.





















.jpeg)





























