jpnn.com - PASURUAN - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mendorong para pelaku usaha mikro kecil atau UMK memanfaatkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam bertransaksi. Legislator Partai Golkar itu meyakini QRIS mengefektifkan transaksi dan akan memperkuat daya saing UMK.
Misbakhun saat berbicara pada acara Publik Bicara BSBI bertema ‘QRIS Akselerator Transaksi Digital dan Perkuat Daya Saing UMK’ di Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (1/5), menyatakan digitalisasi sistem pembayaran merupakan keniscayaan di tengah perkembangan teknologi yang makin pesat.
Menurut Misbakhun, Bank Indonesia atau BI menggagas dan menghadirkan QRIS sebagai solusi praktis, aman, dan efisien dalam mendukung transaksi masyarakat, termasuk pelaku UMK di mana pun berada.
“QRIS hadir tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi rakyat. Dengan QRIS, pelaku UMK bisa naik kelas karena memiliki pencatatan keuangan yang lebih baik dan akses pembiayaan yang lebih terbuka,” kata Misbakhun di acara yang digelar Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI) itu.
Ketua BSBI M. Nawir Messi hadir langsung pada acara itu. Dua anggota BSBI, yakni Irwan Lubis dan Mohamad Khusaini, juga tampak menyertai Nawir Messi pada acara sosialisasi yang dihadiri para pelaku UMK di Kabupaten Pasuruan tersebut.
Lebih lanjut Misbakhun menjelaskan bahwa QRIS yang diluncurkan pada 17 Agustus 2019 itu akan terus berkembang. Wakil rakyat di Komisi Keuangan dan Perbankan DPR itu menambahkan ke depan QRIS tidak hanya digunakan di dalam negeri, tetapi juga terus dikembangkan untuk transaksi lintas negara.
Misbakhun pun meyakini perluasan daya jangkau QRIS akan ikut meningkatkan daya saing UMK Indonesia di pasar global. Legislator yang juga ketua Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar itu pun mendorong pelaku UMK menangkap peluang yang ada dengan memanfaatkan QRIS.
“Dengan makin luasnya adopsi QRIS, kami berharap UMK di daerah, termasuk di Kabupaten Pasuruan, bisa lebih terhubung dengan ekosistem ekonomi digital dan memanfaatkan peluang pasar yang lebih besar,” ungkapnya.






















































