jatim.jpnn.com, GRESIK - Sejumlah desa di Kecamatan Driyorejo, Gresik dilaporkan banjir yang disebabkan hujan intensitas lebat yang terjadi pada Senin (16/3) sekitar pukul 18.20 WIB.
Akibatnya, beberapa ruas jalan raya, termasuk di Desa Sumput, tergenang air. Kondisi ini menyebabkan sejumlah sepeda motor mogok saat melintas.
Tak hanya itu, banjir yang melanda sedikitnya empat desa juga mengakibatkan ratusan rumah warga terendam dengan ketinggian air yang bervariasi.
Kepala BPBD Gresik Sukardi menjelaskan banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama, ditambah dengan sistem drainase yang kurang memadai.
“Hal ini menyebabkan genangan air di jalan maupun permukiman warga,” ujar Sukardi, Selasa (17/3).
Berdasarkan data BPBD Gresik, hingga Senin malam terdapat lima wilayah di Driyorejo yang terdampak banjir, yakni Desa Randegan Sari, Perumahan Citraland, Desa Petiken, Desa Bambe, dan Desa Sumput.
"Ketinggian air di jalan poros desa (JPD) berkisar antara 10 hingga 50 cm, sementara di jalan lingkungan mencapai 20 hingga 80 cm," katanya.
Di Desa Sumput sendiri, tercatat sebanyak 175 rumah warga tergenang dengan ketinggian air antara 10 hingga 50 cm.

















































