Dugaan Korupsi Pengadaan Batu Bara Jadi Penyebab Utama Blackout?

2 hours ago 25

Dugaan Korupsi Pengadaan Batu Bara Jadi Penyebab Utama Blackout?

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan jaringan listrik. Foto: Ricardo/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Mining and Energy Watch Ferdy Hasiman meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan dugaan korupsi pengadaan batu bara, sebagai penyebab utama blackout atau listrik padam.

Menurutnya, proses hukum yang sedang berjalan perlu dihormati dan seluruh dugaan harus dibuktikan melalui mekanisme penyidikan serta persidangan.

Ferdy menilai blackout tidak bisa langsung dikaitkan hanya dengan dugaan korupsi pengadaan batu bara. Menurutnya, terdapat banyak variabel lain yang juga perlu ditelusuri.

“Ikuti dulu proses hukumnya. Dugaan itu harus dibuktikan. Kasus blackout itu bukan hanya karena dugaan korupsi. Variabelnya banyak. Masih banyak faktor lain yang perlu diperhatikan,” sebutnya.

Dia mencontohkan persoalan tata kelola pasokan batu bara ke PLN yang selama ini dinilai masih menyisakan berbagai persoalan.

Salah satunya, kata dia, masih adanya produsen yang lebih memilih menjual batu bara ke pasar ekspor ketika harga sedang tinggi dibanding memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Selain itu, Ferdy juga menyoroti perlunya transparansi dalam mekanisme penjualan batu bara ke PLN. Menurutnya, seluruh proses, termasuk data pemasok dan penyaluran batu bara, perlu dibuka kepada publik agar akar persoalan dapat diketahui secara menyeluruh.

“Semuanya harus dibuka. Harus transparan supaya kita tahu di mana persoalannya. Jangan buru-buru menyimpulkan sebelum seluruh fakta hukumnya terungkap,” serunya.

Proses hukum yang sedang berjalan perlu dihormati dan seluruh dugaan harus dibuktikan melalui mekanisme penyidikan serta persidangan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |