jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Epson mengumumkan pembukaan pendaftaran untuk Epson International Pano Awards yang ke-17, sebuah kompetisi terbesar di dunia yang didedikasikan untuk seni fotografi panorama.
Melanjutkan hubungan kemitraannya yang erat dengan The Pano Awards sebagai sponsor utama, Epson Asia Tenggara dengan bangga mendukung para fotografer panorama baik dari kawasan ini maupun seluruh penjuru dunia.
Sebagai sponsor utama, Epson Asia Tenggara bangga dapat menjadi wadah bagi para pencerita visual, baik profesional maupun amatir, untuk memamerkan keindahan dunia dalam format panorama yang memukau.
Tahun lalu, kawasan Asia Tenggara menunjukkan taringnya di panggung internasional melalui karya-karya luar biasa. Salah satunya adalah William Chua dari Singapura yang meraih gelar Southeast Asia Open Photographer of the Year 2025 lewat karya “Wildebeest”, sebuah jepretan detail yang menangkap dramatisnya migrasi besar di Kenya. Selain itu, ada pula Cao Thi Ngoc Diem dari Vietnam yang menjadi finalis lewat karya artistik “Silk of the Sea”.
Kategori Baru ‘Aerial’ & Total Hadiah Senilai US$50.000
Penghargaan tahun ini memperkenalkan sebuah kategori baru, yaitu Aerial, baik dalam kompetisi Terbuka maupun Amatir, sebagai cerminan dari semakin luasnya kemungkinan kreatif yang dapat dicapai melalui penggunaan drone dan pemotretan udara dalam fotografi panorama.
Selain kategori Aerial, Epson International Pano Awards yang ke-17 juga akan kembali menghadirkan divisi Alam dan Lanskap, Lingkungan Buatan dan Arsitektur, serta VR/360, yang memberikan para fotografer beragam jalan untuk memamerkan keterampilan teknis dan seni penceritaan visual mereka.
Total hadiah untuk tahun 2026 bernilai lebih dari US$50.000, termasuk US$15.000 dalam bentuk uang tunai dan paket hadiah untuk pemenang umum kategori Terbuka yang nilainya melebihi US$11.000 dalam bentuk uang tunai dan hadiah produk.



















































