jpnn.com, BURIRAM - Hari pertama tes pramusim MotoGP 2026 di Buriram seharusnya menjadi momen untuk membangun optimisme. Namun, bagi Fabio Quartararo, kenyataan justru sebaliknya.
Pembalap andalan Monster Energy Yamaha MotoGP itu menutup sesi dengan wajah muram—dan yang lebih terasa, kepercayaan dirinya ikut terkikis.
Quartararo hanya mampu berada di posisi ke-18 setelah melahap 43 putaran. Waktu terbaiknya, 1 menit 30,507 detik, terpaut cukup jauh dari barisan depan.
Dia, bahkan kalah cepat 0,172 detik dari Jack Miller yang menunggangi Yamaha satelit, sementara jaraknya dengan pencetak waktu tercepat, Álex Márquez, mencapai lebih dari satu detik.
Bagi juara dunia 2021 itu, angka-angka tersebut bukan sekadar statistik.
Ada rasa frustrasi yang sulit disembunyikan, terutama karena masalah lama kembali muncul: kekurangan kecepatan di lintasan lurus.
Quartararo mengaku kehilangan sekitar 10 km/jam dibanding rival, selisih yang di MotoGP terasa sangat besar.
“Hari ini rumit, bahkan lebih rumit dari yang saya bayangkan,” ujar pembalap berjuluk El Diablo itu.




















































