jpnn.com, JAKARTA - Derasnya arus informasi di ruang digital menghadirkan tantangan baru bagi masyarakat.
Di tengah banjir informasi yang kerap membuat batas antara fakta dan hoaks semakin kabur, perguruan tinggi dinilai perlu mengambil peran lebih besar dalam memperkuat literasi digital publik.
Peran tersebut antara lain diemban Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara (Fikom Untar) yang tahun ini genap berusia 20 tahun.

Pernyataan tersebut disampaikan Rektor Untar Prof. Amad Sudiro dalam peringatan Dies Natalis ke-20 Fikom Untar di Auditorium Kampus I Untar, Jakarta, Selasa (23/6).
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Amad menekankan pentingnya kontribusi akademisi komunikasi dalam merespons perubahan lanskap media yang berlangsung sangat cepat.
Menurut Prof. Amad, perkembangan teknologi informasi telah membuka akses yang luas terhadap berbagai sumber informasi.
Namun, pada saat yang sama, masyarakat juga dihadapkan pada tantangan untuk memilah informasi yang akurat di tengah maraknya misinformasi dan disinformasi.





















































