Gunungkidul Sudah Siaga Darurat Kekeringan

4 days ago 15

Selasa, 23 Juni 2026 – 18:32 WIB

Gunungkidul Sudah Siaga Darurat Kekeringan  - JPNN.com Jogja

Kawasan Gunungkidul yang sudah berstatus siaga darurat kekeringan. Foto: Januardi/JPNN

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Menghadapi ancaman dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul secara resmi menetapkan status Siaga Darurat Kekeringan. Status ini diberlakukan mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Purwono mengatakan bahwa penetapan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Gunungkidul.

Langkah ini diambil sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi kesulitan air bersih yang kerap melanda wilayah tersebut setiap tahun.

Penetapan status selama tiga bulan ini merujuk pada prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Berdasarkan data tersebut, wilayah Gunungkidul diprediksi akan mengalami peningkatan intensitas kekeringan secara bertahap.

"Perkiraan BMKG, puncak kekeringan akan terjadi pada Agustus. Juni mulai kering, Juli makin kering, dan Agustus menjadi puncaknya," jelas Purwono saat dikonfirmasi, Selasa (23/6).

Meski hingga saat ini BPBD Gunungkidul belum menerima surat permohonan resmi terkait dropping atau pengiriman air bersih dari warga, pihaknya memastikan seluruh instrumen penanganan telah dalam posisi siap siaga.

BPBD telah melakukan perawatan berkala terhadap armada pendukung agar siap diterjunkan sewaktu-waktu.

Pemkab Gunungkidul sudah menetapkan status siaga darurat kekeringan sampai 31 Agustus 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |