jpnn.com, PEKANBARU - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kemitraan plasma di Provinsi Riau untuk periode 24–30 Juni 2026 mengalami penurunan.
Berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga TBS yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Riau pada Selasa (23/6/2026), penurunan tertinggi terjadi pada kelompok tanaman berumur 9 tahun.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Riau Defris Hatmaja menyampaikan harga TBS umur 9 tahun turun sebesar Rp 9,72 per kilogram atau sekitar 0,26 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Dengan demikian, harga pembelian TBS petani untuk umur 9 tahun menjadi Rp3.776,16 per kilogramdan berlaku selama satu minggu ke depan,” kata Defris.
Penetapan harga tersebut telah mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Dirjen Perkebunan Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025, sehingga harga ditetapkan untuk tanaman berumur 3 hingga 30 tahun.
Dalam penetapan kali ini, indeks K yang digunakan sebesar 92,87 persen, sementara harga cangkang ditetapkan sebesar Rp 19,77 per kilogram.
Harga jual minyak sawit mentah (CPO) tercatat naik Rp61,40, sedangkan harga kernel turun Rp 124,57 dibandingkan pekan sebelumnya.
Dinas Perkebunan menjelaskan, penurunan harga TBS pekan ini terutama dipengaruhi oleh melemahnya harga kernel.




















































