jateng.jpnn.com, SEMARANG - Upaya pencarian Nadia Eka (14), pelajar asal SMP Negeri 3 Boja, Kendal, yang hanyut akibat banjir di kawasan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah, masih terus dilakukan hingga Jumat (13/2) siang.
Memasuki hari keempat, tim SAR gabungan memperluas area penyisiran di sepanjang aliran sungai hingga ke wilayah hilir.
Humas Kantor SAR Semarang Zulhawary Agustianto mengatakan pencarian difokuskan di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur aliran korban.
“Tim masih melakukan penyisiran. Sampai saat ini korban belum ditemukan,” ujar Zulhawary.
Pencarian hari ini dipusatkan di sekitar Jembatan Cepoko serta Waduk Jatibarang yang menjadi muara aliran sungai dari lokasi kejadian.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (10/2) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat hujan deras mengguyur kawasan Mijen, tiga pelajar yang melintas di daerah DAS Perumahan Karangmalang tersapu arus banjir yang tiba-tiba meluap.
Kepala BPBD Kota Semarang Endro Pudyo Martanto menjelaskan derasnya aliran air membuat kendaraan yang digunakan para korban kehilangan kendali.
“Arus sangat kuat sehingga kendaraan tidak bisa dikendalikan. Ketiganya kemudian terjatuh dan terbawa arus,” katanya.

















































