bali.jpnn.com, KUTA - Satuan Polairud Polresta Denpasar bersama Balawista Badung bergerak cepat melakukan operasi SAR Terbatas di Pantai Kuta, Badung, Rabu (17/6).
Langkah ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait sesosok mayat tanpa identitas yang mengapung di dekat batu pemecah gelombang, tepat di depan Shelter Patung Baruna.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan peristiwa tersebut dilaporkan sekitar pukul 07.45 WITA.
"Petugas Balawista langsung meluncur ke lokasi setelah menerima info dan rekaman video dari dua orang warga.
Penyisiran laut menggunakan Jet Ski langsung dilakukan ke berbagai arah," kata Iptu Gede Adi Saputra Jaya.
Sayangnya, kondisi pasang air laut membuat visualisasi di lapangan menjadi sulit.
Setelah menyisir selama 90 menit, tanda-tanda keberadaan jasad tersebut belum juga terlihat.
Kendati demikian, petugas berhasil mengamankan beberapa barang yang diduga milik korban di atas batu pemecah gelombang.



















































