jateng.jpnn.com - Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto mengaku masih menyimpan rasa kecewa mendalam setelah timnya kalah dramatis dari Iran pada final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Sabtu lalu.
Lewat unggahan di Instagram resminya, Selasa (10/2), pelatih asal Spanyol itu mengungkapkan perasaannya yang belum sepenuhnya pulih.
“Masih terasa sakit,” tulis Souto.
Pada laga final tersebut, pertandingan berjalan penuh drama. Indonesia sempat tertinggal lebih dulu akibat gol cepat Iran, namun mampu bangkit dan berbalik unggul 3-1. Iran kemudian menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
Di waktu normal, Garuda kembali memimpin 4-3, tetapi Iran lagi-lagi berhasil menyamakan skor menjadi 4-4.
Pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu. Indonesia bahkan sempat berada di ambang kemenangan setelah unggul 5-4 dua menit sebelum laga usai. Namun, harapan itu pupus setelah Iran mencetak gol penyeimbang saat tambahan waktu tersisa satu menit.
Skor 5-5 memaksa laga ditentukan melalui adu penalti. Pada babak ini, Indonesia harus mengakui keunggulan Iran dengan skor 4-5.
“Saya masih tidak percaya sejauh apa kita telah melangkah dengan begitu kuat. Namun, saya juga belum bisa memaafkan diri karena membiarkan final yang sudah ada di tangan kita terlepas,” ujar pelatih berusia 44 tahun itu.












.jpeg)






































