jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Sejumlah perantau asal kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, memilih mudik lebih awal melalui Pelabuhan Jangkar, Selasa (3/3).
Mereka yang bekerja di Bali maupun sejumlah daerah di Jawa sengaja pulang kampung pada pekan kedua Ramadan 1447 Hijriah untuk menghindari kepadatan arus mudik Lebaran.
"Saya dan beberapa teman bekerja di Bali, dan memang sengaja memilih pulang kampung lebih awal karena biasanya saat minggu ketiga Ramadhan sudah mulai ramai pemudik," kata Acuk, pemudik asal Pulau Sapudi di Pelabuhan Jangkar.
Supervisor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang yang membawahi Pelabuhan Jangkar, Slamet Santoso, membenarkan adanya lonjakan pemudik lebih awal sejak tiga hari terakhir.
"Memang benar ada sejumlah warga perantau yang mengawali mudik ke kampung halamannya pada pekan kedua Ramadhan melalui Pelabuhan Jangkar, terutama rute Jangkar-Raas lumayan banyak," ujarnya.
Menurut Slamet, pada hari ini KMP Wicitra Dharma I mengangkut sekitar 160 penumpang tujuan Pulau Sapudi.
Dia memperkirakan arus mudik tujuan Pulau Raas dan Pulau Sapudi akan terus mengalir dalam beberapa hari ke depan, khususnya dari kalangan pekerja nonformal.
"Kami perkirakan pemudik tujuan Pulau Raas dan Pulau Sapudi melalui Pelabuhan Jangkar akan terus mengalir, khususnya pekerja nonformal," jelasnya. (antara/mcr12/jpnn)

















































