Ibam Bongkar Chat Perdana dengan Nadiem Makarim, Merasa Dikriminalisasi

5 hours ago 14

Ibam Bongkar Chat Perdana dengan Nadiem Makarim, Merasa Dikriminalisasi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Mantan Konsultan Kemendikbudristek Ibrahim Arief alias Ibam (tengah) membeberkan awal mula perkenalannya dengan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/4). Foto: Kenny Kurnia Putra/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Mantan Konsultan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Ibrahim Arief alias Ibam membeberkan awal mula perkenalannya dengan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim.

Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan chromebook ini menegaskan sejak awal perkenalan, tidak pernah ada pembicaraan mengenai proyek apa pun dengan Nadiem.

"Saya dan Nadiem enggak pernah kenal sebelumnya. Sampai ada misi untuk membangun teknologi di kementerian," kata Ibam dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/4).

Untuk memperkuat pernyataannya, Ibam menunjukkan bukti percakapan pertama melalui WhatsApp dengan Nadiem tertanggal 15 Januari 2020.

"Hei, Bam, ini Mas Menteri. Kita bahas soal cara kita ngebangun teknologi organisasi," ujar Ibam membacakan pesan singkat dari Nadiem tersebut.

Ibam menjamin bahwa obrolan mereka murni mengenai visi membangun sistem teknologi di Indonesia, bukan soal bagi-bagi proyek pengadaan.

"Saya hanya ingin sampaikan ke Indonesia, ini adalah misi tertinggi di negara saat ini. Kita harus total masuk ke situ," ucapnya.

Terkait kasus yang menjeratnya, Ibam menegaskan posisinya sebagai konsultan tidak memiliki kewenangan dalam pengadaan barang. Tugas utamanya hanyalah membangun aplikasi.

Mantan Konsultan Kemendikbudristek Ibrahim Arief alias Ibam membeberkan awal mula perkenalannya dengan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |