Indonesia Dorong Standarisasi Global Tata Kelola Royalti Musik yang Transparan

6 days ago 16

Sabtu, 11 April 2026 – 09:02 WIB

Indonesia Dorong Standarisasi Global Tata Kelola Royalti Musik yang Transparan - JPNN.com Bali

Menkum Supratman Andi Agtas memberikan keterangan kepada awak media seusai membuka ASEAN CMO Forum 2026 di Kuta, Badung, Bali, kemarin (10/4). Foto; Ali Mustofa/JPNN.com

bali.jpnn.com, KUTA - Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam distribusi royalti musik di tingkat global.

Menkum Supratman melontarkan harapannya tersebut di depan para delegasi saat membuka The ASEAN Collecting Management Organizations (CMO) Forum 2026 di Kuta, Badung, Bali, Jumat (10/4) kemarin.

Dalam forum tersebut, Menkum Supratman menekankan pentingnya peran organisasi seperti WIPO, CISAC, dan IFPI dalam menciptakan sistem yang kredibel.

"Pemerintah Indonesia tidak akan terlibat langsung dalam pengelolaan royalti, melainkan berperan sebagai regulator yang mengawasi tata kelolanya," ujar Menkum Supratman.

Saat ini, Indonesia tengah melakukan proses revisi Undang-Undang Hak Cipta.

Oleh karena itu, pemerintah mengharapkan masukan strategis dari organisasi global seperti CISAC dan IFPI.

Menkum Supratman juga berharap forum ini menjadi ajang berbagi informasi dan memperkuat kerja sama antarnegara ASEAN dalam pembenahan sistem royalti secara berkelanjutan.

ASEAN CMO Forum 2026 dihadiri perwakilan negara-negara ASEAN, seperti Malaysia, Filipina, dan Thailand.

Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam distribusi royalti musik di tingkat global.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |