jpnn.com, JAKARTA - Harapan pelaku industri dan calon pembeli motor listrik untuk segera menikmati insentif pemerintah tampaknya harus bersabar lebih lama.
Pemerintah memutuskan menunda penyaluran bantuan pembelian motor listrik selama satu bulan ke depan.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan keputusan tersebut diambil, karena skema insentif masih dalam tahap pembahasan dan perlu dimatangkan sebelum resmi diterapkan.
“Insentif sepeda motor listrik kemarin dikaji lagi, tambahan satu bulan,” ujar Airlangga di Jakarta, Senin (22/6).
Sebelumnya, program insentif kendaraan listrik dijadwalkan mulai berjalan pada Juni 2026.
Namun, pemerintah menilai masih diperlukan pembahasan lanjutan terkait mekanisme pelaksanaannya, agar program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Di sisi lain, pemerintah tetap menunjukkan komitmennya untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyampaikan bahwa insentif yang tengah disiapkan ditargetkan mencakup 100 ribu unit mobil listrik dan 100 ribu unit sepeda motor listrik sepanjang tahun ini.




















































