bali.jpnn.com, JAKARTA - Jan Olde Riekerink tersenyum semringah seusai Dewa United menahan imbang tuan rumah Persija di Jakarta International Stadium (JIS), kemarin (15/3) malam.
Menurut Jan Olde Riekerink, persiapan Banten Warriors menghadapi Persija sangat terbatas.
“Kami hanya memiliki waktu dua hari untuk melakukan persiapan.
Pada hari pertama, kami bahkan tidak bisa berlatih, dan baru pada hari berikutnya kami dapat membahas tentang Persija.
Bagaimana cara mereka bermain serta di mana peluang yang bisa kami manfaatkan, sekaligus mencoba menerapkannya dalam sesi latihan,” ujar Jan Olde Riekerink dilansir dari laman klub.
Bagi mantan pelatih Galatasaray ini, kemampuan Ricky Kambuaya Cum sius untuk bangkit dan menyamakan kedudukan secara mental menjadi hal yang paling penting.
“Menurut saya, mampu bangkit hanya dalam tiga hari bukanlah hal yang mudah.
Kekecewaan tentu ada, terutama dirasakan oleh para pemain.

















































