jogja.jpnn.com, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, berusaha menekan angka pengangguran melalui penyelenggaraan "Kulon Progo Job Fair 2026". Acara bursa kerja berskala besar ini resmi digelar untuk memberikan akses lapangan kerja yang luas bagi masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Selasa (23/6) hingga Rabu (24/6/2026), bertempat di Exhibition Hall Taman Budaya Kulon Progo, mulai pukul 09.00 WIB.
Dalam bursa kerja kali ini, 2.055 lowongan pekerjaan dari 26 perusahaan dan lembaga ternama telah disiapkan.
Peluang yang ditawarkan mencakup berbagai sektor strategis, di antaranya manufaktur, perbankan, perhotelan, serta beberapa peluang untuk bekerja di luar negeri.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya memperluas akses bagi tenaga kerja produktif.
"Kami menargetkan penyelenggaraan bursa kerja dapat dilakukan secara berkala sebanyak tiga kali dalam setahun, guna memastikan tenaga kerja lokal memiliki akses yang luas terhadap pasar industri," ujar Agung.
Dia juga memotivasi para pencari kerja untuk aktif menjemput peluang.
"Dunia kerja adalah konsentrasi utama kami. Pekerjaan tidak akan datang sendiri, kesempatan harus diupayakan. Oleh karena itu, manfaatkan job fair ini sebaik-baiknya," tambahnya.

















































