Jati Baru Festival Vol. 5, Momen Warga Guyub Bergerak Membangun Kampung

5 hours ago 29
Seremoni pembukaan Jati Baru Festival Vol. 5 tahun 2026 di Jakarta, Sabtu (29/8/2026). Foto: Pemkot Jakpus

KabarJakarta.com – Suasana lingkungan di RW 04 Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjadi lebih semarak sepanjang Agustus 2026. Warga tidak hanya berkumpul untuk menikmati hiburan, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, olahraga, ekonomi kreatif, hingga seni budaya melalui Jati Baru Festival (Jabfes) Vol. 5.

Festival yang digelar Karang Taruna RW 04 Kelurahan Kampung Bali ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut dinilai menjadi contoh bagaimana masyarakat dapat mengambil peran secara langsung dalam membangun lingkungan.

Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun mengungkapkan, Jati Baru Festival memperlihatkan bahwa pembangunan lingkungan tidak selalu harus datang dari pemerintah. Masyarakat, terutama generasi muda, juga memiliki ruang untuk berinisiatif dan membuat kegiatan yang memberikan manfaat bagi warga.

“Ini bentuk nyata kepedulian, partisipasi  dan kreativitas masyarakat dalam membangun lingkungan yang aktif, guyub dan produktif.” ujar Eric dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (29/8).

Menurut Eric, keterlibatan anak muda menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan bermasyarakat. Generasi muda tidak seharusnya hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi pelaku yang ikut menggerakkan berbagai kegiatan di lingkungannya.

Karena itu, ia mendorong pemuda dan Karang Taruna agar terus menyalurkan energi serta kreativitas mereka dalam kegiatan yang memiliki manfaat nyata.

“Bangun kolaborasi, ciptakan inovasi, dan hadirkan kegiatan yang bisa memperkuat kebersamaan masyarakat,” tuturnya.

Pesan tersebut terlihat dalam rangkaian Jabfes Vol. 5 yang tidak hanya menawarkan kegiatan hiburan. Festival ini dikemas melalui tiga kategori utama, yaitu Jabfes Care, Jabfes Sport, dan Jabfes Event.

Ketua Pelaksana Jati Baru Festival Vol. 5 Syauqi Rabbani menjelaskan, Jabfes Care diarahkan untuk kegiatan sosial dan kepedulian terhadap warga. Sejumlah kegiatan digelar, antara lain cek kesehatan gratis, donor darah, kegiatan lansia produktif, balita sehat, serta pembagian sembako bagi warga lansia.

Jabfes Care fokus pada kegiatan sosial dan kepedulian masyarakat. Di antaranya, cek kesehatan gratis, donor darah, balita sehat, kegiatan lansia produktif, hingga pembagian sembako bagi lansia,” kata Syauqi.

Sementara itu, semangat kebersamaan juga dibangun melalui Jabfes Sport. Warga dapat mengikuti sejumlah cabang olahraga, seperti bulu tangkis, futsal, dan mini soccer.

Di sisi lain, Jabfes Event menjadi ruang bagi pelaku usaha dan pegiat seni untuk menunjukkan kreativitas. Bazar UMKM serta gelar seni budaya menjadi bagian dari kegiatan yang mempertemukan warga sekaligus membuka ruang promosi bagi produk lokal.

Yang menarik, festival tahun ini juga membawa perhatian pada persoalan lingkungan melalui peluncuran Sistem Informasi Bank Sampah Jati Baru atau Sibaru.

Sistem tersebut menjadi inovasi warga untuk mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya. Sampah yang telah dipilah kemudian dikumpulkan dan dikelola melalui sistem yang dibangun secara partisipatif.

“Program tersebut jadi bagian dari upaya membangun kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Caranya melalui pendekatan berbasis partisipasi warga,” ujar Syauqi.

Kehadiran Sibaru membuat festival tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Ada upaya untuk membawa kebiasaan baik ke dalam kehidupan sehari-hari warga, terutama dalam mengelola sampah dari rumah.

Eric pun mengingatkan masyarakat agar semangat kebersamaan yang terbangun selama festival terus dijaga. Menurutnya, ketertiban, fasilitas umum dan fasilitas sosial harus menjadi tanggung jawab bersama.

Masyarakat juga diajak ikut serta secara aktif menjaga suasana Jakarta agar tetap aman dan nyaman. Dengan kolaborasi antara pemerintah, pemuda, Karang Taruna, pelaku UMKM, dan warga, kegiatan seperti Jati Baru Festival diharapkan dapat menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas sekaligus memperkuat hubungan sosial di tingkat lingkungan.

Pada akhirnya, Jabfes Vol. 5 bukan sekadar rangkaian acara sepanjang Agustus. Festival ini menunjukkan bahwa sebuah lingkungan dapat menjadi lebih hidup ketika warganya mau bergerak bersama—dari membantu sesama, berolahraga, menggerakkan ekonomi lokal, merawat seni budaya, hingga mulai serius mengelola sampah.

Read Entire Article
| | | |