Seribu Anak Yatim dan Duafa Rayakan HUT ke-41 Dufan dengan Wahana Gratis

2 hours ago 29
Manajemen Ancol mengajak 1.000 anak yatim dan dhuafa menikmati wahana gratis di Dunia Fantasi dan Gema Tadarus Al Quran dalam peringatan HUT ke-41 Dufan dan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu (29/8/2026). Foto: Ancol

KabarJakarta.com — Riuh tawa dan wajah ceria mewarnai perayaan ulang tahun ke-41 Dunia Fantasi (Dufan), Sabtu (29/8). Bukan pesta ulang tahun dengan pertunjukan dan musik, momentum tersebut juga menjadi kesempatan bagi 1.000 anak yatim dan duafa untuk menikmati berbagai permainan di sejumlah wahana rekreasi secara gratis.

Kegiatan itu digelar PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Anak-anak diajak merasakan pengalaman bermain di taman rekreasi yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi hiburan keluarga di Jakarta.

Bagi sebagian anak, kesempatan itu bukan sekadar menghabiskan waktu di wahana permainan. Momen tersebut menjadi pengalaman baru yang menghadirkan kegembiraan sekaligus kenangan yang dapat dibawa pulang.

Direktur Rekreasi dan Operasional PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Eddy Prastiyo menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas perjalanan Dufan yang telah memasuki usia 41 tahun.

“Ini sebagai wujud syukur dan harapan agar Dufan terus menjadi sarana rekreasi yang bermanfaat, dan mendatangkan kebahagiaan bagi semua kalangan,” kata Eddy di Jakarta, Sabtu (29/8).

Menurut Eddy, perjalanan selama 41 tahun bukanlah waktu yang singkat. Ada perjuangan, gagasan, mimpi, hingga berbagai pencapaian yang ikut membentuk perjalanan Dufan hingga saat ini.

Karena itu, perayaan ulang tahun tidak hanya dimaknai sebagai pertambahan usia. Lebih jauh, perayaan tersebut diharapkan menjadi pengingat untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Karena bagi kami, merayakan ultah bukan hanya tentang bertambahnya usia, tetapi juga tentang bertambahnya kebermanfaatan bagi banyak orang,” ujarnya.

Kegiatan bersama anak yatim dan duafa juga dikaitkan dengan semangat keteladanan Nabi Muhammad SAW. Salah satunya melalui kepedulian terhadap sesama dan kejujuran yang menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Nilai tersebut kemudian diterjemahkan dalam kegiatan yang memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menikmati ruang rekreasi sekaligus membangun pengalaman baru.

Eddy menjelaskan anak-anak tidak hanya datang untuk bermain. Mereka juga diberikan ruang untuk bisa belajar, bermimpi, serta menciptakan kenangan yang menyenangkan.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak diberikan ruang untuk belajar, bermimpi, dan menciptakan memori kebahagiaan yang akan menjadi pengalaman baru yang tidak terlupakan,” paparnya.

Keceriaan anak-anak menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-41 Dufan. Pada malam harinya, puncak perayaan digelar melalui kegiatan “PLAYVOR THE FEST Ride the Music, Ride the Fantasy”.

Festival tersebut hadir dengan memadukan wahana ikonik dengan pertunjukan musik, visual festival, serta suasana taman rekreasi yang semarak. Sejumlah musisi dan band, seperti Vierratale, BRAVY, dan Moluccan Soul, turut tampil menghibur pengunjung.

Namun, di balik kemeriahan panggung dan wahana permainan, kehadiran 1.000 anak yatim dan duafa memberikan warna tersendiri pada perayaan tahun ini. Kebahagiaan yang mereka rasakan menjadi bagian dari makna ulang tahun Dufan yang ingin terus tumbuh bersama masyarakat.

“Ancol berkomitmen untuk tetap menjadi ruang publik, dan menjadi destinasi hiburan yang progresif, aman, nyaman, dan inklusif. Serta selalu mengedepankan nilai-nilai edukasi dan budaya bagi masyarakat,” ujar Eddy.

Melalui kegiatan tersebut, perayaan HUT ke-41 Dufan tidak berhenti pada pesta dan hiburan. Ada pesan sederhana yang ingin disampaikan: sebuah tempat rekreasi juga dapat menjadi ruang untuk berbagi kebahagiaan dan menghadirkan pengalaman yang berarti bagi mereka yang menikmatinya.

Read Entire Article
| | | |