jabar.jpnn.com, CIMAHI - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyambangi rumah duka Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, salah satu prajurit TNI yang gugur dalam serangan di Lebanon Selatan. Ia tewas saat menjalankan misi perdamaian.
Jenderal Agus datang ke rumah duka yang terletak di Kampung Cikendal, RT 01/04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi pada Rabu (1/4/2026).
Dia datang bersama istri dan para pejabat Mabes TNI lainnya. Sesampainya di rumah duka, Agus langsung menemui keluarga dari Kapten Zulmi.
"Kami hadir untuk turut berdukacita yang mendalam. Mereka adalah prajurit terbaik yang sedang melaksanakan misi perdamaian," kata Agus di rumah duka.
Ia menuturkan, satuannya akan memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada Kapten Zulmi bersama beberapa prajurit lainnya yang juga gugur dalam serangan tersebut.
"Akan memberikan KPLB kepada seluruhnya," ucapnya.
Selain itu, ia juga berjanji akan memberikan beasiswa untuk anak-anak prajurit sampai dewasa nanti.
"Kemudian yang lain dari Asabri mungkin Rp 350 juta akan diberikan, kemudian juga beasiswa untuk anaknya Rp 30 juta. Semua anaknya juga akan kami perhatikan sampai nanti besar. Kemudian gaji akan diberikan 12 bulan penuh, 100 persen. Ada tabungan hari tua yang dihitung oleh TMT berdinas di militer," ujarnya.
















































