jateng.jpnn.com, SEMARANG - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan bahwa skuad terbaik atau 'dream team' Garuda belum terbentuk saat ini. Menurutnya, proses menemukan komposisi ideal akan berjalan seiring waktu.
Pernyataan itu disampaikan Herdman usai kekalahan 0-1 dari Bulgaria pada final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (31/3).
Dia menyebut membangun tim yang ditargetkan lolos ke Piala Dunia 2030 bukan pekerjaan instan, melainkan perjalanan panjang yang membutuhkan seleksi dan perkembangan pemain secara bertahap.
“Kami harus mencari pemain dengan hasrat besar, naluri bertarung, dan keinginan kuat membela Indonesia. Itu bagian dari proses menuju 2030,” ujar Herdman.
Pelatih asal Inggris itu menilai komposisi tim akan terus berubah. Sejumlah pemain akan bertahan, namun tak sedikit pula wajah baru yang bakal muncul, baik dari dalam negeri maupun diaspora.
Dia pun menyinggung pengalamannya saat menangani Timnas Kanada pada 2018. Saat itu, Herdman juga belum memiliki gambaran jelas tentang skuad terbaiknya hingga akhirnya muncul nama-nama seperti Alphonso Davies, Jonathan David, dan Tajon Buchanan yang menjadi tulang punggung tim.
“Indonesia juga sedang dalam tahap awal. Akan ada pemain-pemain baru yang muncul,” katanya.
Herdman juga menyoroti beberapa pemain yang dinilainya memiliki potensi besar, seperti Dony Tri Pamungkas, Rizky Ridho, dan Beckham Putra.


















































