Kapolda Jatim Sebut Penanganan Kericuhan Demo di Gedung Grahadi Sesuai Prosedur

9 hours ago 20

Jumat, 29 Agustus 2025 – 21:40 WIB

Kapolda Jatim Sebut Penanganan Kericuhan Demo di Gedung Grahadi Sesuai Prosedur - JPNN.com Jatim

Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto menyatakan penanganan kericuhan saat demo di depan Gedung Negara Grahadi sesuai prosedur. Foto: Ardini Pramitha/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (29/8) berujung ricuh hingga memaksa polisi menembakkan gas air mata.

Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto menegaskan langkah tersebut ditempuh sesuai aturan pengamanan massa aksi.

Menurut Nanang, aparat sejak awal telah mengedepankan imbauan dan membentangkan kawat berduri sebagai garis batas. Namun, barikade tersebut justru dirusak massa sehingga situasi kian tak terkendali.

“Peringatan sudah kami sampaikan berkali-kali, tetapi massa tetap bertahan, bahkan merusak barikade. Karena itu, kami terpaksa menggunakan cara bertahap, mulai dari water canon hingga gas air mata,” jelas Nanang.

Nanang menyebut penyemprotan air sempat dilakukan untuk memecah konsentrasi massa, tetapi justru muncul aksi lanjutan berupa perusakan fasilitas umum, pembakaran kendaraan, hingga perusakan CCTV.

“Upaya persuasif sudah ditempuh. Begitu memasuki batas waktu demo pukul 18.00 WIB, massa masih tidak mau mundur maka diputuskan penggunaan gas air mata. Itu pun bukan peluru tajam, murni untuk membubarkan,” tuturnya.

Dia memastikan bahwa langkah aparat bukan untuk menyerang, melainkan mencegah kerusuhan semakin meluas.

“Kami gunakan sarana pengendali massa yang memang diatur prosedurnya, supaya situasi tidak makin chaos,” pungkasnya. (mcr23/jpnn)

Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto menyatakan penanganan demo ricuh di Gedung Negara Grahadi sudah sesuai prosedur.

Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |