Karhutla di Kerumutan Sudah Teratasi, Irjen Herry Minta Penanganan Tetap Dimaksimalkan

1 day ago 13

Karhutla di Kerumutan Sudah Teratasi, Irjen Herry Minta Penanganan Tetap Dimaksimalkan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan penanganan karhutla di Kerumutan. Foto: Source for JPNN.

jpnn.com - PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekitar 800 hingga 900 hektare di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, sudah teratasi setelah pemadaman dilakukan secara berkelanjutan oleh tim gabungan. Meski kebakaran sudah dinyatakan padam, upaya penanganan di lokasi harus tetap dimaksimalkan guna mencegah munculnya kembali titik api.

“Alhamdulillah, yang 900 hektare karena upaya pemadaman, upaya OMC (operasi modifikasi cuaca) terus-menerus, alhamdulillah yang 900 hektare di Kerumutan sudah zero,” kata Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dalam rapat koordinasi penanggulangan karhutla Provinsi Riau di GOR Presisi Mapolda Riau, Kamis (27/8).

Meski demikian, jenderal bintang dua Polri itu meminta supaya kondisi tersebut tidak membuat seluruh pihak menjadi lengah. Sebab, ujar Irjen Herry, api berpotensi muncul kembali di lahan yang telah terbakar, terutama pada kawasan gambut. Oleh karena itu, langkah pencegahan dan penanganan lanjutan harus tetap dilakukan. Salah satunya dengan membuat sekat kanal dan menyiapkan sumber air di sekitar kawasan rawan karhutla.

“Walaupun di Kerumutan itu sudah padam, kita bisa tetap membuat sekat kanal, kita tetap harus bisa menggali sumur-sumur sebagai sumber air kita semua,” ungkap Herry dalam rapat itu.

Sebelumnya, proses pemadaman di Kerumutan menghadapi sejumlah kendala. Pasukan darat sempat kesulitan menjangkau kepala api yang berada cukup jauh. Jarak personel dengan titik api bahkan mencapai sekitar satu kilometer. Untuk mengatasi kondisi tersebut, pasukan gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api hingga pihak perusahaan, dikerahkan.

Sejumlah peralatan pendukung, termasuk alat berat, turut digunakan dalam proses penanganan. Pemadaman juga diperkuat dengan operasi dari udara serta OMC untuk membantu mengendalikan kondisi karhutla.

Keberhasilan penanganan di Kerumutan dan sejumlah wilayah lainnya turut berdampak pada penurunan jumlah titik panas di Riau.

Herry menyebut berdasarkan pemantauan Kamis (27/8), sekitar pukul 08.00 WIB, jumlah hotspot di Riau tercatat sebanyak 79 titik. Angka tersebut turun signifikan dibandingkan empat hari sebelumnya yang sempat mencapai lebih dari 600 titik.

Karhutla di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, sudah teratasi. Irjen Herry Heryawan meminta penanganan tetap dimaksimalkan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |