jatim.jpnn.com, PASURUAN - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Kabupaten Pasuruan terus dilakukan. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo Dinas Kehutanan Jawa Timur mengerahkan personel gabungan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas.
Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Agustiningtyas Marini mengatakan proses pemadaman telah dilakukan sejak Rabu (19/8).
"Tim pemadam dari berbagai elemen terus mengupayakan pemadaman sejak kemarin, Rabu (19/8)," kata Agustiningtyas, Kamis (20/8).
Sebanyak 59 personel gabungan diterjunkan ke lokasi terdampak kebakaran. Mereka berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur dan Kabupaten Pasuruan, Perhutani, Tahura Raden Soerjo, Jagawana, serta Masyarakat Peduli Api.
Personel tersebut melakukan pemadaman secara manual di titik api Lapangan Kotak, Desa Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Pemadaman manual dilakukan untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke kawasan lainnya.
Namun, hingga Kamis malam, petugas belum dapat melakukan pemadaman melalui jalur udara menggunakan helikopter *water bombing* milik BPBD Jawa Timur.
Agustiningtyas mengatakan kondisi cuaca menjadi kendala dalam pelaksanaan operasi pemadaman dari udara.
"Pelaksanaan water bombing hingga kini belum dapat dilakukan karena kondisi cuaca hari ini belum memungkinkan untuk mendukung operasi pemadaman dari udara," katanya.



















































