jpnn.com - BANDUNG - Perselisihan antarsuporter terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Barat, setelah laga Super League Persija Jakarta melawan Persib Bandung, di Samarinda, Minggu (10/5).
Dalam video yang beredar di media sosial, perselisihan antarsuporter ini terjadi di wilayah Karawang, Purwakarta, dan Bogor. Kedua kelompok pendukung tim sepak bola itu terdengar saling adu mulut atau menghina.
Video lainnya menunjukkan adanya suporter yang saling kejar satu sama lain. Narasi dalam video menyebut arus lalu lintas sempat tersendat akibat kejadian tersebut.
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan mengatakan telah menerima informasi terkait insiden tersebut. Ia menyebut peristiwa terjadi karena adanya selisih paham antarsuporter.
"Saya rasa tidak ada ya, meskipun kalau hanya perselisihan antara suporter di Bogor dan lain-lain, ya itu mungkin sudah terjadi," kata Rudi di Bandung, Senin (11/5).
Dia menyampaikan, saat ini situasi telah membaik. Petugas yang bersiaga saat malam hari telah melakukan penanganan di lapangan. "Sudah kondusif," tuturnya.
Sebelumnya, Rudi menyebut jajaran kepolisian bersama pemerintah daerah dan TNI akan melakukan pengamanan agar situasi tetap terkendali setelah pertandingan berlangsung.
Dia pun mengimbau para suporter untuk merayakan kemenangan secara tertib dan tidak melakukan aksi yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.






















































