jpnn.com - BANDUNG - Petugas masih berjibaku melakukan pemadaman kebakaran lahan di kawasan Punclut, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat. Pada Selasa (15/9) siang, penanganan kebakaran lahan di kawasan itu memasuki tahap pendinginan. Kepulan asap masih terlihat di area lahan yang terbakar.
Kebakaran kali pertama dilaporkan pada Senin (14/9), sekitar pukul 18.45 WIB. Setelah 15 jam berlalu, kobaran api akhirnya bisa dijinakkan. Namun demikian, petugas masih melakukan pengawasan di titik-titik munculnya api yang berpotensi membesar.
Sekitar 11 kendaraan blangwir dan puluhan petugas gabungan dikerahkan dalam penanganan kebakaran lahan tersebut. "Kurang lebih 40.000 liter air digunakan," kata Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kota Bandung Leonard di lokasi.
Dia menyebut saat ini petugas tengah menyisir titik-titik yang disinyalir terdapat api yang tertutup oleh sampah. Hal ini dilakukan agar api tidak kembali membesar.
Leonard juga menyebut tantangan yang dihadapi petugas ialah kondisi medan yang curam.
Area yang terbakar berada di tebing dan di dasar lereng. Kondisi tersebut membuat petugas harus ekstra berhati-hati. "Kesulitannya medannya itu curam dan juga rawan longsor," katanya.
Sebelumnya, kebakaran diduga karena aktivitas pembakaran sampah di tengah musim kemarau sehingga api cepat membesar. Luas lahan yang terbakar diketahui mencapai sekitar 2,2 hektare.
"Iya, malam ini memang ada tempat pembuangan sampah yang mungkin masih kami praduga, ya, ada pembakaran sampah yang ini memang sampahnya kering karena ini musim masih kemarau," kata Kepala Disdamkarmatan Kota Bandung Soni Bakhtiar, Senin malam.






















































