banten.jpnn.com, SERANG - Keluarga korban rombongan jurnalis yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau melakukan tabur bunga di Perairan Selat Sunda.
Aksi tabur bunga tersebut dilakukan para keluarga lima jurnalis serta tiga kru kapal satu hari setelah operasi pencarian resmi dihentikan pada Kamis (17/9).
Nakhoda KN SAR 247 Tetuka Sapta Arif Rohadi mengatakan aksi tabur bunga diikuti keluarga korban beserta sejumlah insan pers di tengah laut.
"Aksi tabur bunga menggunakan KN SAR Tetuka bertolak dari Pelabuhan Pelindo 3 Ciwandan, Kota Cilegon," ucap Arif, Jumat (18/9).
Lokasi tabur bunga, kata Arif, berada di sekitar titik koordinat yang menjadi dugaan hilang kontak Kapal Cepat Arupadhatu 1 di Perairan Selat Sunda.
"Proses tabur bunga berlangsung penuh haru yang menjadi bentuk penghormatan sekaligus doa kepada seluruh korban," ujarnya.
Dia mengungkapkan bagi keluarga korban tabur bunga bukan sekadar seremonial di tengah luasnya Perairan Selat Sunda.
"Akan tetapi, tabur bunga bentuk dari sebuah ungkapan cinta, doa, dan harapan para keluarga," tutur dia. (mcr34/jpnn)



















































